Senin, 29 Februari 2016

Poppi Natalia Tamba (Teori Komunikasi 1)


Poppi Natalia Tamba
D1E01506
7
Ilmu Komunikasi
Teori Komunikasi



Teori-Teori Komunikasi



PENGERTIAN TEORI KOMUNIKASI

  • Secara umum istilah teori dalam ilmu sosial mengandung beberapa pengertian sebagai berikut:
  • Teori adalah abstraksi dari realitas.
  • Teori terdiri dari sekumpulan prinsip dan defenisi yang secara konseptual mengorganisasikan aspek-aspek dunia empiris secara sistematis.

S-O-R Theory (Teori S-O-R)

Teori S-O-R singkatan dari Stimulus-Organism-Response ini semua berasal dari psikologi. Objek material dari psikologi dan ilmu komunikasi adalah sama yaitu manusia yang jiwanya meliputi komponen-komponen : sikap, opini, perilaku, kognisi afeksi dan konasi.



Teori Komunikasi dua tahap dan pengaruh antar pribadi (Paul Lazarsfeld)

Teori ini berawal dari hasil penelitian Paul mengenai efek media massa dalam kampanye pemilihan umum tahun 1940. Studi dilakukan dengan asumsi bahwa proses stimulus bekerja dalam menghasilkan efek media massa. Namun hasil penelitian menunjukan sebaliknya. Efek media massa ternyata rendah dan asumsi stimulus respon tidak cukup menggambarkan realitas audience media massa dalam penyebaran arus informasi dan menentukan pendapat umum.



Model-Model Komunikasi

  • Pengertian Model Komunikasi
                 Model adalah representasi simbolik dari suatu benda, proses, sistem, atau gagasan. Model dapat berbentuk gambar-gambar grafis, verbal, atau matematikal. Perbedaan pokok antara teori dan model adalah: teori merupakan penjelasan, sementara model hanya merupakan representasi.


  • Model S-R
                Model ini merupakan model yang paling sederhana dari model-model komunikasi lainnya. Hakikatnya terdapat pada proses aksi- reaksi, maksudnya apabila seseorang memberikan aksi maka orang yang merupakan sasaran komunikasi akan memberikan reaksi berupa respon tertentu, dalam hal ini aksi yang dilakukan dapat berbentuk verbal (kata-kata), isyarat, perbuatan atau hanya sekedar gambar.


  • Model Lasswell
                 Lasswell menyatakan bahwa cara yang terbaik untuk menerangkan proses komunikasi adalah menjawab pertanyaan : Who says in which channel to whom with what effect (Siapa mengatakan apa melalui saluran apa kepada siapa dengan efek apa).



Tidak ada komentar:

Posting Komentar