Teori Komunikasi dan Model Komunikasi
Jessica Dyah Saraswati Putri
NPM: D1E015069
Pengertian Teori komunikasi
Teori
komunikasi adalah satu pandangan dan strategi yang akan membentuk alat dan rangka kerja untuk
sesuatu perkara yang hendak dilaksanakan, dalam proses komunikasi teori
akan membina
bentuk dan kaidah komunikasi yang hendak dibuat.
MODEL-MODEL KOMUNIKASI
- Model stimulus- respon (S-R)
Model ini
dipengaruhi oleh disiplin psikologis, khususnya beraliran behavioristik. Model
ini menunjukkan bahwa komunikasi itu sebagai suatu proses “aksi-reaksi” yang
sangat sederhana.
- Model Shannon dan Weaver
Shannon dan
Weaver melihat bahwa komunikasi adalah proses pemindahan makna dari sumber
pesan (source) kepada penerima pesan (receiver). Teori ini lebih dikenal
dengan pradigma linear yang mengartikan bahwa komunikasi
adalah hanya terjadi satu arah.
- Model LasswellMeski model ini sering digunakan secara spesifik dalam komunikasi massa. Dia menegaskan bahwa untuk memahami proses komunikasi massa kita perlu mempelajari setiap tahapan dalam modelnya.
Who
Says What
In Which Channel
To Whom
With What Effect?
Fungsi Model
Komunikasi
- MengorganisasikanArtinya model membantu kita mengorganisasikan suatu hal dengan cara mengurut-urutkan serta mengaitkan satu bagian system dengan bagian/system lainnya sehingga kita memperoleh gambaran yang menyeluruh, tidak sepotong-sepotong.
- Heuristik.Artinya, melalui model, kita akan dapat mengetahui sesuatu hal secara keseluruhan. Karena, model membantu kita dengan memberikan gambaran tentang komponen-komponen pokok dari sebuah proses atau system
- Prediktif.Model membantu kita dalam menjelaskan tentang suatu hal melalui penyajian informasi yang sederhana. Tanpa model, informasi tentang suatu hal akan tampak rumit atau tidak jelasTeori BehaviorismeDikemukakan oleh Jhon B.Watson ilmuan Amerika. Teori ini menyatakan dari semuaperilaku, termasuk tindak balasan atau respon ditimbulkan dari adanya rangsangan (stimulus).Teori InformasiDikemukakan oleh Claude Shannon & Warren Weaver. Teori beranggapan bahwa komunikasi sebagai trasmisi pesan dan bagaimana trasmitter menggunakan saluran dan media dalam berkomunikasi.Teori Agenda SettingDikemukakan oleh McCombs & DL Shaw. Berdasarkan teori ini media sangat memberi tekanan kepada suatu peristiwa, media mengangkat suatu peristiwa untuk kemudian mempengaruhi khalayak agar mengangkap peristiwa itu penting.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar