Nama
:Dwi Cakra Sukmana
Npm : D1E015082
Teori
Komunikasi
Teori komunikasi adalah komunikator,
media dan pesan yang dimana komponen tersebut harus saling melengkapi agar para
komunikan dapat menyerap apa yang disampaikan oleh komunikator.Teori komunikasi
ini pada dasarnya adalah ilmu dasar di dalam komunikasi.
Pengertian Teori Komunikasi
Menurut Para Ahli :
- Borman – Teori komunikasi adalah satu perkataan / istilah untuk semua perbincangan dan analisis yang dibuat secara berhati-hati, sistematik dan sadar tentang komunikasi.
- Little John – Teori komunikasi adalah satu teori atau sekumpulan “pemikiran kolektif” yang didapati dalam keseluruhan teori terutama yang berkaitan dengan proses komunikasi.Macam-macam teori komunikasi :
- Teori Behaviorisme.
- Teori Informasi.
- Teori Agenda Setting.
- Teori Uses and Gratifications.
- Teori Dependensi Efek Komunikasi Massa.Pengertian model komunikasi :Model komunikasi merupakan suatu bentuk gambaran untuk mempermudah kita memahami suatu fenomena.Model komunikasi :Model S – RModel stimulus – respon (S – R) adalah model komunikasi paling dasar.Model ini depengaruhi oleh disiplin psikologi, khususnya yang beraliran behavioristik.Model tersebut menggambarkan stimulus – respons. Model ini menunjukan komunikasi sebagai aksi reaksi yang sederhana. Bila seorang lelaki berkedip kepada seorang wanita, dan wanita itu kemudian tersipu malu, itulah pola S – R.Model AristotelesModel Aristoteles adalah model komunikasi paling klasik, yang sering juga disebut model retoris. Komunikasi terjadi ketika seorang pembicara menyampaikan pembicaraannya kepada khalayak dalam upaya mengubah sikap mereka. Tepatnya, ia mengemukakan tiga unsur dasar dalam proses komunikasi, yaitu pembicara (speaker), pesan (message), dan pendengar (listener) .Model SchrammMenurut Wilburg Schramm, komunikasi senantiasa membutuhkan setidaknya tiga unsur: sumber (source), pesan (message), dan sasaran (destination). Sumber boleh jadi seorang individu atau suatu organisasi seperti surat kabar, stasiun televisi. Menurut Schramm, setiap orang dalam proses komunikasi adalah sekaligus sebagai enkoder dan dekoder. Kita secara konstan menyandi balik tanda-tanda dari lingkungan kita, menafsirkan tanda-tanda tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar