LAZUARDI LOQMAN AR RAHMAN
D1E015058
D1E015058
ILMU KOMUNIKASI
TEORI DAN MODEL KOMUNIKASI
TEORI
KOMUNIKASI
Teori komunikasi adalah satu
pandangan dan strategi yang akan membentuk alat dan rangka kerja untuk sesuatu
perkara yang hendak dilaksanakan dalam proses komunikasi, teori akan yang
membina bentuk dan kaidah komunikasi yang hendak dibuat.
S-O-R
Theory (Teori S-O-R)
Singkatan dari Stimulus-Organism-Response. Objek dari
psikologi dan ilmu komunikasi adalah sama yaitu manusia yang jiwanya meliputi
komponen-komponen : sikap, opini, perilaku, kognisi afeksi dan konasi.unsur-unsur
dalam teori
ini adalah;
- Pesan (stimulus, S)
- Komunikan (organism, O)
- Efek (Response, R)
Dalam proses perubahan sikap tampak bahwa sikap dapat berubah, hanya
jika stimulus yang menerpa benar-benar melebihi semula. Mengutip pendapat Hovland,
Janis dan Kelley yang menyatakan bahwa dalam menelaah sikap yang baru ada tiga
variabel penting yaitu :
- Perhatian
- Pengertian
- penerimaan.
Teori Ketergantungan ( Dependency Theory )
Diutarakan oleh Sandy Ball-Rokeach
dan melvin Defleur (ketergantungan terhadap media). Teori ini memprediksi bahwa
khalayak terganung kepada informasi yang berasal dari media massa dalam rangka
memenuhi kebutuhannya dan mencapai tujuan tertentu dari konsumsi media massa.
Teori agenda setting
Pemikiran Walter Lippman (1965). Pada konsep “the world outside and the picture in your heart. Menyatakan
bahwa media massa sebagai pusat penentuan kebenaran dengan kemampuan media
massa. Analogi pemikiran manusia akan sesuatu hal biasanya ditentukan
tergantung sudutpandang media tersebut dan masyarakat langsung mencernanya
mentah-mentah tanpa adanya penyesuaian terlebih dahulu (teori jarum hiperdemik).
MODEL KOMUNIKASI
Model komunikasi adalah analogi yang
mengabstakikan dan memilih bagian dari keseluruhan, unsur, sifat atau komponen
yang terpenting dari feomena yang dijadikan suatu model (B. Aubrey Fisher).
Model dapat berupa gambar-gambar grafis, verbal, atau matematikal. Perbedaan
teori dan model komunikasi adalah teori merupakan penjelasan sementara model
adalah representasi (perbuatan mewakili).
Model S-R
Terdapat pada proses aksi- reaksi. Apabila seseorang memberikan aksi
maka orang yang merupakan sasaran komunikasi akan memberikan reaksi berupa
respon tertentu, dalam hal ini aksi yang dilakukan dapat berbentuk verbal
(kata-kata), isyarat, perbuatan atau hanya sekedar gambar. Dapat di asumsikan
bahwa perilaku komunikasi manusia dapat diramalkan. Manusia pada
model ini adalah makhluk yang statis, yang melakukan segala sesutunya akibat
adanya rangsangan dari luar (stimulus) bukan berdasarkan inisiatif dan kehendak
masing- masing individu.
Aristoteles
atau Model Retoris
Komunikasi terjadi apabila seseorang mulai menyampaikan pembicaraannya
pada khalayak pendengar. 3 unsur terpenting dalam komunikasi yaitu
pembicara (speaker), pesan atau isi pembicaraan (messages), pendengar
(listener). Kemampuan
bicara atau pidato yang biasanya berpusat pada kemampuan persuasi seorang
pembicara yang dapat dilihat dari isi pidato, susunan pidato dan cara
penyampainya. Kekurangan
model ini terdapat pada asumsi bahwa komunikasi adalah suatu kegiatan
terstruktur yang selalu disengaja. Model ini tidak mebahas mengenai aspek nonverbal
dalam persuasi yang mungkin saja terjadi dalam suatu komunikasi.
Shannon
dan Weaver
Dalam berkomunikasi terjadi pengubahan pesan oleh transmetter yang
berasal dari sumber informasi menjadi sinyal yang sesuai dengan saluran yang
digunakan. Saluran adalah medium pengirim pesan dari transmetter ke penerima.
Bila di asumsikan dalam percakapan maka sumber informasi adalah otak
(transmetter), menyampaikan sinyal berupa suara yang akan di salurkan oleh
udara (channel) menuju indera
pendengaran (receiver). Mejelaskan adanya gangguan (noise) yang terjadi dalam
proses komunikasi. Gangguan
psikologis meliputi gangguan yang berkaitan dengan pemikiran dan perasaan.
Kelemahan dari model ini adalah, komunikasi masih dianggap sebagi sesuatu
yang statis dan satu arah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar